Showing posts with label Story. Show all posts
Showing posts with label Story. Show all posts
Label:
Story
Pramugari dan Kakek Tua
Label:
Story
Memberi dalam kekurangan
Seekor ulat yang kelaparan terdampar di tanah tandus. Dengan lemas ia menghampiri pohon mangga sambil berkata, “Aku lapar, bolehkah aku makan daunmu?”
Pohon mangga menjawab, “Tanah di sini tandus, daunku pun tidak banyak. Apabila kau makan daunku, nanti akan berlubang dan tidak kelihatan cantik lagi. Lalu aku mungkin akan mati kekeringan. Hmmm… tapi baiklah, kau boleh naik dan memakan daunku. Mungkin hujan akan datang dan daunku akan tumbuh kembali.”
Ulat naik dan mulai makan daun-daunan. Ia hidup di atas pohon itu sampai menjadi kepompong dan akhirnya berubah menjadi kupu-kupu yang cantik.
“Hai pohon mangga, lihatlah aku sudah menjadi kupu-kupu. Terima kasih karena telah mengizinkan aku hidup di tubuhmu. Sebagai balas budi, aku akan membawa serbuk sari hingga bungamu dapat berbuah.”
Dalam hidup kita sering memperhitungkan untung rugi pengorbanan yang dilakukan. “Jika saya memberi, saya akan kekurangan. Bagaimana mengatasinya?” Atau, “Bagaimana kalau ternyata saya ditipu?”
Tapi sadarkah kita, setiap kita memberi, ada sepercik sukacita di hati? BundaTeresa pernah berkata, “Lakukan apa yang menjadi bagianmu, dan jangan berpikir apa yang akan kita dapat.” Bila ingin memberi, lakukan saja karena semuanya akan kembali ke kita juga.
Diposkan oleh
Alexander Rahardjo
0
komentar
Label:
Story
Kisah anak penyemir sepatu
Adalah seorang Bapak yang berprofesi sebagai pengusaha. Setiap hari Bapak ini harus menyeberang sungai dengan sebuah kapal kecil untuk menuju ke kantornya. Sebelum pergi, biasanya ia mampir di sebuah kedai yang letaknya tidak jauh dari pelabuhan itu untuk minum kopi. Di sekitar kedai itu ada beberapa anak kecil yang menawarkan jasa semir sepatu kepada pria-pria yang sedang duduk menikmati hangatnya kopi pagi.
Bapak inipun memanggil seorang anak kecil untuk menyemir sepatunya, "Nak, mari datang kemari. Tolong semirkan sepatu Bapak ya?"
Anak kecil itupun datang menghampiri Bapak ini dan dengan penuh semangat mulai menyemir sepatunya. Dari mata anak itu terpancar betapa senangnya ia melakukan pekerjaan itu untuk Bapak ini. Setelah selesai, sejumlah uangpun diberikan kepadanya, dan anak itu mengucapkan terima kasih.
Keesokan harinya, ketika Bapak ini baru saja turun dari kapal kecil yang ditumpanginya, dari kejauhan anak itu segera berlari mendapatkan Bapak ini. Dengan senang hati ia membantu membawa tas Bapak ini sampai ke kedai kopi. Sementara Bapak ini menikmati hangatnya kopi pagi, anak kecil itu menyemir sepatunya sampai mengkilap. Seperti biasanya, setelah anak itu selesai menyemir sepatu, Bapak ini kemudian memberikan sejumlah uang kepadanya.
Kejadian ini terus saja berulang sampai suatu pagi terjadi suatu hal yang tidak seperti biasanya. Pagi itu, ketika anak kecil ini melihat sang Bapak turun dari kapal, dengan sekuat tenaganya ia berlari mendapatkannya dan membawa tasnya sampai ke kedai kopi. Ia membuka sepatu Bapak ini dengan tangannya sendiri dan kemudian menyemir sepatunya sampai mengkilap. Dari sorot matanya yang polos, ia melakukannya dengan penuh antusias. Setelah selesai, Bapak ini kemudian mengeluarkan sejumlah uang dari kantongnya untuk memberikannya kepada anak itu. Tapi reaksinya sungguh berbeda. Anak itu menolak pemberian Bapak ini.
Bapak ini kaget. ‘Apa yang terjadi? Apa ia tidak membutuhkan uang?' tanya Bapak itu dalam hatinya. Kemudian dengan lembut Bapak ini bertanya sambil menatap wajah anak itu, "Nak, kenapa kamu tidak mau mengambil uang ini? Apakah kamu tidak membutuhkannya?"
Dengan mata berkaca-kaca anak kecil tersebut menjawab, "Pak, saya ini anak yatim piatu. Saya hidup di jalanan. Kedua orang tua saya sudah lama meninggal. Saya belum pernah merasakan bagaimana kasih sayang orang tua. Tetapi ketika kita pertama berjumpa dan Bapak memanggil saya dengan sebutan, ‘Nak, mari datang kemari', sewaktu Bapak memanggil saya ‘Nak', saya merasa seperti anak Bapak. Saya merasa memiliki ayah lagi. Oleh sebab itu saya tidak mau lagi mengambil uang yang Bapak berikan kepada saya. Mulai sekarang, tidak ada satupun yang tidak ingin saya buat bagi Bapak. Semuanya saya mau lakukan untuk menyenangkan hati Bapak."
Kemudian sambil menangis, sambil memegang bahu anak itu dan memandang wajahnya, Bapak itu bertanya, "Nak, maukah mulai saat ini juga kamu tinggal bersama saya dan menjadi anak saya?" Sambil memeluk erat Bapak itu anak ini menjawab, "Ya, Pak. Saya mau!"
Bukankah demikian dengan kita? Ketika kita sebagai anak yang terhilang, Tuhan datang sebagai Bapa yang baik menghampiri dan memanggil kita, "Nak, mari datang kemari!" Saat suara itu memanggil, kita merasakan kembali kasih Bapa. Ketika kita merasakan kasihNya yang besar, kasih tanpa batas dan tanpa syarat itu, kasih Bapa itu pula yang dapat membuat kita berkata seperti anak kecil itu, "Mulai sekarang, tidak ada satupun yang tidak ingin saya buat bagi Bapak. Semuanya saya mau lakukan untuk menyenangkan hati Bapak."
Diposkan oleh
Alexander Rahardjo
0
komentar
Kisah Anak Berumur 6 Tahun Menjalani Kehidupan Sendiri

mungkin ada yang pernah nonton film ” I am The Legend” , film yang dibintangi will smith itu bercerita tentang seorang manusia yang hidup sendiri di dunia dengan ditemani sahabat sejatinya seekor Anjing. kurang lebih hal itu sama dengan dirasakan oleh bocah kecil bernama Ah Long yang hidup sendiri diprovinsi Guangxi, China……bayangkan seorang Bocah!!!!
Namanya Ah Long , umurnya baru 6 tahun , kedua orang tuanya telah meninggal dikarenakan mengidap penyakit AIDS. Orang orang disekitarnya mengucilkannya karena Ah Long dilahirkan dengan virus HIV yang mengalir di darahnya.
Ah Long harus menjaga dirinya sendiri karena kebanyakan orang takut untuk mendekat, Satu-satunya sahabat sejatinya adalah anjingnya yang selalu setia menemani disampingnya.
Karena Penyakitnya orang orang disekitarnya tidak menghiraukannya. Sekolah tidak mau menerimanya, bahkan para orang tua murid sepakat akan mencelakainya apabila Ah long muncul kesekolah dan bermain dengan anak anaknya. Bahkan Dokterpun enggan mengobatinya apabila Ah long Kecil sakit.
Satu satunya saudara yang dimiliki Ah long adalah neneknya yang berumur 84 Tahun yang enggan untuk tinggal bersama cucunya.
Dia tidak diperbolehkan ke sekolah, karena para orang tua murid 'berjanji akan membunuhnya” jika ia datang ke sekolah dan bermain dengan anak-anak mereka, bahkan Dokter juga tidak mau mengobati luka-lukanya.

Biro Sipil setempat menyediakan dana sebesar 70 yuan per bulan atau sekitar Rp 90.000 per bulan.
Jumlah ini tidak cukup untuk anak kecil seumur Ah Long untuk hidup.
Ah Long menjalani kehidupan sendiri. Dia menanam cabai , daun bawang dan memelihara ayam.
Dia mencuci dan memasak sendiri. Dia tidur dan bermain dengan anjingnya.



Ada juga yang bersimpati dengan Ah Long dengan memberikan pakaian, makanan dan selimut bekas. Ada yang memberikan Ah Long 20 kilogram beras dan 5 kilogram mie, ada juga yang membawakan dia sebuah surat kabar mingguan untuk mengikuti berita dunia terbaru.



masih tidak bersyukurkah kita dengan apa yang kita miliki sekarang, bersyukurlah masih memiliki keluarga , bersyukurlah masih mempunyai teman, dan bersyukurlah masih banyak orang yang menyayangi kita
Sumber: http://www.bluefame.com/
Diposkan oleh
Alexander Rahardjo
0
komentar
Jangan Benci Aku, Mama......

Dua puluh tahun yang lalu aku melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Hasan, suamiku, memberinya nama Erik. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Aku berniat memberikannya kepada orang lain saja atau dititipkan di panti asuhan agar tidak membuat malu keluarga kelak.
Namun suamiku mencegah niat buruk itu. Akhirnya dengan terpaksa kubesarkan juga. Di tahun kedua setelah Erik dilahirkan, akupun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Kuberi nama Angel. Aku sangat menyayangi Angel, demikian juga suamiku. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan & membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah.
Namun tidak demikian halnya dengan Erik. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Suamiku sebenarnya sudah berkali-kali berniat membelikannya, namun aku selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Suamiku selalu menuruti perkataanku.
Saat usia Angel 2 tahun, Suamiku meninggal dunia. Erik sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya aku mengambil sebuah tindakan yang akan membuatku menyesal seumur hidup. Aku pergi meninggalkan kampung kelahiranku bersama Angel. Erik yang sedang tertidur lelap kutinggalkan begitu saja.
Kemudian aku memilih tinggal di sebuah rumah kecil setelah tanah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.......... telah berlalu sejak kejadian itu.
Label:
Story,
Wise Words
Hiduplah dalam Dia

Pasir tidak perlu bersusah payah untuk menjadi mutiara namun cukup berlindung di dalam kerang dan menikmati setiap prosesnya sehingga menjadi sebuah mutiara indah.
Layaknya pasir tadi, maka kita cukup bernaung di dalam perlindungan Tuhan dan berjalan sesuai kehendak Tuhan maka kita akan menjadi indah dan berguna bagi sesama
Diposkan oleh
Alexander Rahardjo
0
komentar
Does God exist?

A man went to a barbershop to have his hair cut and his beard trimmed. As the barber began to work, they began to have a good conversation. They talked about so many things and various subjects. They eventually touched on the subject of God.
Barber: I don't believe that God exists.
Customer: Why do you say that?
Barber: Well, you just have to go out in the street to realize that God doesn’t exist. Tell me, if God exists, would there be so many sick people? Would there be abandoned children? If God existed, there would be neither suffering nor pain. I can’t imagine a loving God who would allow all of these things.
Pengusaha vs Malaikat

Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke,
sudah 7 malam dirawat di RS di ruang ICU. Disaat orang-orang
terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia Roh seorang Malaikat
menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya.
Malaikat memulai pembicaraan, "kalau dalam waktu 24 jam ada 50
orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup dan sebaliknya
jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya
kau
akan
meninggal dunia!
"Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang . . " kata si
pengusaha ini dengan yakinnya.
Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum
batas waktu yang sudah disepakati.
Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali merngunjunginya; dengan antusiasnya
si pengusaha bertanya, "apakah besok pagi aku sudah pulih?
pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya
lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang
berdoa pasti bukan persoalan yang sulit".
Dengan lembut si Malaikat berkata, "anakku, aku sudah berkeliling
mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3
orang yang berdoa buatmu, sementara waktu mu tinggal 60 menit
lagi, rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang
yang berdoa buat kesembuhanmu".
Tampa menunggu reaksi dari si pengusaha, si Malaikat menunjukkan layar
besar berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di
layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2
orang anak kecil, putra putrinya yang berdoa dengan khusuk dan
tampak ada tetesan air mata di pipi mereka".
Malaikat Kecil

Simaklah sebuah cerita berikut ini :)
Istriku berkata kepada aku yang sedang baca koran, “Berapa lama lagi kamu baca koran itu? Tolong kamu ke sini dan bantu anak perempuanmu tersayang untuk makan.”
Aku taruh koran dan melihat anak perempuanku satu2nya, namanya Lala tampak ketakutan, air matanya banjir di depannya ada semangkuk nasi berisi nasi susu asam/yogurt (curd rice). Lala anak yang manis dan termasuk pintar dalam usianya yang baru 8 tahun. Dia sangat tidak suka makan curd rice ini. Ibuku dan istriku masih kuno, mereka percaya sekali kalau makan curd rice ada “cooling effect” (menurunkan panas dalam).
Aku mengambil mangkok dan berkata, “Lala sayang, demi Papa, maukah kamu makan beberapa sendok curd rice ini? Kalau tidak, nanti Mamamu akan teriak2 sama Papa.”
Aku bisa merasakan istriku cemberut di belakang punggungku. Tangis Lala mereda dan ia menghapus air mata dengan tangannya, dan berkata “Papa, aku akan makan curd rice ini tidak hanya beberapa sendok tapi semuanya akan aku habiskan, tapi ada yang aku mau minta….” agak ragu2 sejenak “aku mau minta sesuatu sama Papa bila habis semua nasinya. Apakah Papa mau berjanji memenuhi permintaanku?”
Aku menjawab “Oh pasti, sayang.”
Lala tanya sekali lagi, “Betul nih Papa ?”
♥ Trusty Love ♥
Nice true story : **seorang Suami(S) dan Gadis penggoda(G): mereka kenal di sebuah kantin komplex perkantoran, setelah tukar pin, esoknya si gadis mulai bbm, G:Mas hebat ya... Punya usaha sendiri, sukses pula(y), jawab S:terima kasih ya:). Esoknya, G menelpon S, sekedar say hallo, kapan ya mas, kita makan bareng lagi?♥♥ , S:Oke kapan saja boleh:) .Setelah itu mereka masih sering berhubungan melalui BBM n telepon, sesekali juga janjian pergi makan siang bersama.
Hari-hari berlalu, tiada hari tanpa kontak antara mereka. Sampai suatu hari, si gadis BBM, isinya adalah :”Mas... Sebenarnya aku mencintaimu♥:*, aku tau kamu udah punya keluarga, tapi aku mau menerima kondisi sebagai isteri ke2, aku siap mas... dan maaf aku mengganggu perasaanmu...:*
Dengan berat hati S menjawab: Dik, aku mengerti dan paham maksudmu...:( tapi dengan berat hati aku harus jawab tidak!(y) , aku tau kamu memang cantik, dan aku yakin semua lelaki pasti mengatakan tubuh dan parasmu elok dan cantik.
Tapi... taukah kamu kenapa aku bisa tampil baik dan sukses usahaku..., itu semua karena dorongan dan semangat istriku... sungguh sangat berdosa kalau aku harus berselingkuh dengan seseorang yang hanya mengagumiku, karena tau kalo aku sekarang udah sukses...kamu menyukai aku tidak ikhlas, kamu hanya melihat tampilanku semata... padahal ada orang - orang kesayangan di rumah yang telah bersusah payah mendorong aku agar selalu tampil sebaik mungkin, mereka adalah isteri dan anak-anakku tercinta, kalau kamu menyukai aku, artinya kamu tinggal memetik hasilnya, dan cara ini tidak pernah abadi. Taukah kamu bahwa aku memulai ini dari nol dan isteri serta anak2ku yang selalu mendampingiku dikala susah, terpuruk dan sukses seperti ini. Taukah kamu bahwa isteriku yang selalu mendoakan kesuksesanku hingga aku bisa menjadi seperti ini. Kamu memang cantik, tapi hati isteri dan anak-anakku lebih cantik...♥ ♥ (y)
Terima kasih, walau bagaimanapun kamu telah mengagumiku.:)
Diposkan oleh
Alexander Rahardjo
0
komentar
Label:
Story,
Wise Words
Keep Fighting and Be A Winner...


FAKTA Kedua = kalo seekor lebah yg jatuh kedalam cangkir kopi yg terbuka, juga akan tetap di sana sampai mati, kecuali jika kita karna tidak tega keluarkan dia. Lebah tidak pernah lihat jalan keluar pada bagian atasnya, melainkan terus berusaha cari jalan keluar lewat pinggir dekat dasarnya, Cari jalan di mana tidak ada jalan, hingga ia menghancurkan diri sendiri.
Ternyata banyak dari kita, juga seperti burung elang & lebah itu, bergumul dengan masalah, fokus terus dengan masalah, mengeluh terus sampai akhirnya frustasi sendiri. Sadarilah bahwa jawaban dari masalah kita adalah selalu DIATAS, yaitu TUHAN . Menengadahlah, Ucapkanlah doa, & lepas landaslah dalam BERTINDAK mencari solusi.
LAKUKAN & LAKUKAN LAGI &
TERUS BERJUANG !!!
Keep fight !!!
Keep the Dreams !!!
Be a Winner ...
Diposkan oleh
Alexander Rahardjo
0
komentar
Label:
Anniversary,
Story
Happy Mother's Day

Kisah Nyata
Dari kehidupan Jason, penulis lagu "Sentuh Hatiku"
Jason adalah seorang anak sulung dari kluarga yg kurang mampu. Ayahnya tlah lama meninggalkan keluarganya. Mamanya adalah seorang pekerja serabutan dgn gaji yang tak tentu. Bagi mamanya, menghidupi ketiga anak laki-lakinya seorang diri sangatlah sulit, sering mreka berempat hanya makan nasi dgn lauk ikan asin atau garam.
Suatu kali karena muak dgn makanan yg itu2 saja, Jason marah & membentak mamanya, ia ingin makan daging seperti teman2nya. Sedih hati mamanya saat anaknya berkata seperti itu. Saat itu hujan deras, sang mama akhirnya keluar demi mencari daging bagi anak2nya. Setelah malam sang mama pulang sambil menggigil kedinginan, ia berkata ia hanya mampu membeli sepotong besar paha ayam. Diberikannya ayam itu kepada tiga anak laki2nya, mrka makan dgn lahap. Sedangkan sang mama... Ia hanya dapat trsenyum sambil menangis, malam itu ia duduk di sudut ruang sambil menghadap tembok, hanya makan nasi dan garam.
Semenjak kejadian itu Jason sadar, ia telah menyakiti hati mamanya. Akhirnya ia berjanji untuk slalu membahagiakan sang mama. Hingga sekarang Jason telah sukses dan terkenal, ia tetap tdk pernah melupakan kasih dari mamanya.
Renungan
"Keluarga adalah hal kedua yg terpenting dalam kehidupan, setelah Tuhan."
"Jangan cintai mamamu hanya saat hari ibu saja, tapi setiap hari."
Bersyukurlah pada Tuhan, Ia memberimu orang tua dan keluarga yang tepat, walau kadang tidak seindah yg kau inginkan.
Cintai mamamu, karena semua orang di dunia ini, dapat lahir hanya dari kandungan mama... :)
Selamat hari ibu... ♥
"Keluarga adalah hal kedua yg terpenting dalam kehidupan, setelah Tuhan."
"Jangan cintai mamamu hanya saat hari ibu saja, tapi setiap hari."
Bersyukurlah pada Tuhan, Ia memberimu orang tua dan keluarga yang tepat, walau kadang tidak seindah yg kau inginkan.
Cintai mamamu, karena semua orang di dunia ini, dapat lahir hanya dari kandungan mama... :)
Selamat hari ibu... ♥
Diposkan oleh
Alexander Rahardjo
0
komentar
The True Love
Coba simak baik-baik cerita di bawah ini :)
A : Aku tdk menyukai istriku lg !
B : Pulang dan cintailah dia
A : Anda tdk mengerti aku, aku sdh tdk punya perasaan itu lg.
B : Pulang dan cintailah dia
A : Tetapi scr emosi aku berarti tdk jujur kalau aku memperlakukan istriku spt itu, pdhl aku tdk merasakannya.
B : Apakah menurutmu Ibumu mencintaimu?
A : Tentu saja (dg mantap)
B : Kira2 1 minggu stlh ibumu plg dr RS & membawamu plg, dan kamu menangis menjerit2 di tengah mlm krn popokmu basah dan dia terpaksa bangun walau tubuhnya masih sangat letih, berjalan di lantai yg dingin tanpa alas kaki utk mengganti popokmu dan menyusuimu. Apakah menurutmu dia sungguh2 menikmati itu semua?
A : Tidak (menunduk)
B : Kalau bgtu, Apakah Ibumu secara emosi jg tidak jujur?
Ukuran besarnya cinta bukan krn dia menikmati mengganti popok di tengah mlm, melainkan
A : Aku tdk menyukai istriku lg !
B : Pulang dan cintailah dia
A : Anda tdk mengerti aku, aku sdh tdk punya perasaan itu lg.
B : Pulang dan cintailah dia
A : Tetapi scr emosi aku berarti tdk jujur kalau aku memperlakukan istriku spt itu, pdhl aku tdk merasakannya.
B : Apakah menurutmu Ibumu mencintaimu?
A : Tentu saja (dg mantap)
B : Kira2 1 minggu stlh ibumu plg dr RS & membawamu plg, dan kamu menangis menjerit2 di tengah mlm krn popokmu basah dan dia terpaksa bangun walau tubuhnya masih sangat letih, berjalan di lantai yg dingin tanpa alas kaki utk mengganti popokmu dan menyusuimu. Apakah menurutmu dia sungguh2 menikmati itu semua?
A : Tidak (menunduk)
B : Kalau bgtu, Apakah Ibumu secara emosi jg tidak jujur?
Renungan:
Ukuran besarnya cinta bukan krn dia menikmati mengganti popok di tengah mlm, melainkan krn ibumu RELA melakukan itu semua meski dia tdk begitu m
enyukainya.Pernikahan tdk hanya didasari perasaan Cinta, lbh dari itu yaitu KOMITMEN.
Saat pertama seseorg menikahi istrinya pasti krn cinta, ttp cinta yg menggebu2 akan padam seiring dg berjalannya WAKTU
Hanya KOMITMEN yg membuat Cinta manggebu2 mjadi Cinta yg matang dan dewasa
Lalu.. apa yg disebut dg Cinta Sejati ?? Cinta sejati adalah cinta yg tdk memikirkan untung rugi, cinta yg rela berkorban demi seseorg yg dikasihinya. Inilah cinta yg hrs diusahakan dlm setiap Pernikahan.
Ada org berkata "aku cinta kamu".. berarti : "aku ingin memilikimu & biarlah km kumiliki" adlh cinta yg "egois" krn hnya bgantung pd perasaan seseorg. Sebab perasaan akan dimakan oleh wkt dan bisa saja perasaan ini muncul pd diri org lain.
Suasana hati mudah brubah, kondisi fisik smakin tua dan tdk menarik, KOMITMENlah yg menyelamatkan pernikahan.
Berani melakukan "tindakan" baik dlm keadaan suka maupun tdk utk mengasihi pasangan & mempertahankan Pernikahan yg telah Tuhan anugrahkan.
Saat pertama seseorg menikahi istrinya pasti krn cinta, ttp cinta yg menggebu2 akan padam seiring dg berjalannya WAKTU
Hanya KOMITMEN yg membuat Cinta manggebu2 mjadi Cinta yg matang dan dewasa
Lalu.. apa yg disebut dg Cinta Sejati ?? Cinta sejati adalah cinta yg tdk memikirkan untung rugi, cinta yg rela berkorban demi seseorg yg dikasihinya. Inilah cinta yg hrs diusahakan dlm setiap Pernikahan.
Ada org berkata "aku cinta kamu".. berarti : "aku ingin memilikimu & biarlah km kumiliki" adlh cinta yg "egois" krn hnya bgantung pd perasaan seseorg. Sebab perasaan akan dimakan oleh wkt dan bisa saja perasaan ini muncul pd diri org lain.
Suasana hati mudah brubah, kondisi fisik smakin tua dan tdk menarik, KOMITMENlah yg menyelamatkan pernikahan.
Berani melakukan "tindakan" baik dlm keadaan suka maupun tdk utk mengasihi pasangan & mempertahankan Pernikahan yg telah Tuhan anugrahkan.
Diposkan oleh
Alexander Rahardjo
0
komentar
Why we should said "I LOVE YOU"
Take a time to read this story, hope you can find the answer :)

10th grade
As I sat there in English class, I stared at the girl next to me. She was my so called "best friend". I stared at her long, silky hair, and wished she was mine. But she didn't notice me like that, and I knew it. After class, she walked up to me and asked me for the notes she had missed the day before and handed them to her. She said "thanks" and gave me a kiss on the cheek. I wanted to tell her, I want her to know that I don't want to be just friends, I love her but I'm just too shy, and I don't know why.
11th grade
The phone rang. On the other end, it was her. She was in tears, mumbling on and on about how her love had broke her heart. She asked me to come over because she didn't want to be alone, so I did. As I sat next to her on the sofa, I stared at her soft eyes, wishing she was mine. After 2 hours, one Drew Barrymore movie, and three bags of chips, she decided to go to sleep. She looked at me, said "thanks" and gave me a kiss on the cheek. I want to tell her, I want her to know that I don't want to be just friends, I love her but I'm just too shy, and I don't know why.
Senior year
The day before prom she walked to my locker. My date is sick" she said; he's not going to go well, I didn't have a date, and in 7th grade, we made a promise that if neither of us had dates, we would go together just as "best friends". So we did. Prom night, after everything was over, I was standing at her front door step. I stared at her as she smiled at me and stared at me with her crystal eyes. I want her to be mine, but she isn't think of me like that, and I know it. Then she said "I had the best time, thanks!" and gave me a kiss on the cheek. I want to tell her, I want her to know that I don't want to be just friends, I love her but I'm just too shy, and I don't know why.
Graduation Day
A day passed, then a week, then a month. Before I could blink, it was graduation day. I watched as her perfect body floated like an angel up on stage to get her diploma. I wanted her to be mine, but she didn't notice me like that, and I knew it. Before everyone went home, she came to me in her smock and hat, and cried as I hugged her. Then she lifted her head from my shoulder and said, "you're my best friend, thanks" and gave me a kiss on the cheek. I want to tell her, I want her to know that I don't want to be just friends, I love her but I'm just too shy, and I don't know why.
A Few Years Later
Now I sit in the pews of the church. That girl is getting married now. I watched her say "I do" and drive off to her new life, married to another man. I wanted her to be mine, but she didn't see me like that, and I knew it. But before she drove away, she came to me and said "you came!". She said "thanks" and kissed me on the cheek. I want to tell her, I want her to know that I don't want to be just friends, I love her but I'm just too shy, and I don't know why.
Funeral
Years passed, I looked down at the coffin of a girl who used to be my "best friend". At the service, they read a diary entry she had wrote in her high school years. This is what it read: I stare at him wishing he was mine, but he doesn't notice me like that, and I know it. I want to tell him, I want him to know that I don't want to be just friends, I love him but I'm just too shy, and I don't know why. I wish he would tell me he loved me! `I wish I did too...` I thought to my self, and I cried.

10th grade
As I sat there in English class, I stared at the girl next to me. She was my so called "best friend". I stared at her long, silky hair, and wished she was mine. But she didn't notice me like that, and I knew it. After class, she walked up to me and asked me for the notes she had missed the day before and handed them to her. She said "thanks" and gave me a kiss on the cheek. I wanted to tell her, I want her to know that I don't want to be just friends, I love her but I'm just too shy, and I don't know why.
11th grade
The phone rang. On the other end, it was her. She was in tears, mumbling on and on about how her love had broke her heart. She asked me to come over because she didn't want to be alone, so I did. As I sat next to her on the sofa, I stared at her soft eyes, wishing she was mine. After 2 hours, one Drew Barrymore movie, and three bags of chips, she decided to go to sleep. She looked at me, said "thanks" and gave me a kiss on the cheek. I want to tell her, I want her to know that I don't want to be just friends, I love her but I'm just too shy, and I don't know why.
Senior year
The day before prom she walked to my locker. My date is sick" she said; he's not going to go well, I didn't have a date, and in 7th grade, we made a promise that if neither of us had dates, we would go together just as "best friends". So we did. Prom night, after everything was over, I was standing at her front door step. I stared at her as she smiled at me and stared at me with her crystal eyes. I want her to be mine, but she isn't think of me like that, and I know it. Then she said "I had the best time, thanks!" and gave me a kiss on the cheek. I want to tell her, I want her to know that I don't want to be just friends, I love her but I'm just too shy, and I don't know why.
Graduation Day
A day passed, then a week, then a month. Before I could blink, it was graduation day. I watched as her perfect body floated like an angel up on stage to get her diploma. I wanted her to be mine, but she didn't notice me like that, and I knew it. Before everyone went home, she came to me in her smock and hat, and cried as I hugged her. Then she lifted her head from my shoulder and said, "you're my best friend, thanks" and gave me a kiss on the cheek. I want to tell her, I want her to know that I don't want to be just friends, I love her but I'm just too shy, and I don't know why.
A Few Years Later
Now I sit in the pews of the church. That girl is getting married now. I watched her say "I do" and drive off to her new life, married to another man. I wanted her to be mine, but she didn't see me like that, and I knew it. But before she drove away, she came to me and said "you came!". She said "thanks" and kissed me on the cheek. I want to tell her, I want her to know that I don't want to be just friends, I love her but I'm just too shy, and I don't know why.
Funeral
Years passed, I looked down at the coffin of a girl who used to be my "best friend". At the service, they read a diary entry she had wrote in her high school years. This is what it read: I stare at him wishing he was mine, but he doesn't notice me like that, and I know it. I want to tell him, I want him to know that I don't want to be just friends, I love him but I'm just too shy, and I don't know why. I wish he would tell me he loved me! `I wish I did too...` I thought to my self, and I cried.
Diposkan oleh
Alexander Rahardjo
0
komentar
Mother, I love you
Mamaku hanya punya 1 mata, aku membencinya..dia memalukan bagi aku. Dia memasak di SMP tmp aku sekolah untuk biaya hidup kami.Hari itu dia datang ke kelas dan menyapaku. Aku sangat malu,lalu mengacuhkannya dan berlari pergi.
Keesokan harinya,teman2 mengejekku, ingin rasanya ak menghilang. Saat pulang,aku berteriak kepadanya "Kalau kau hanya ingin membuatku jdi bahan tertawaan,kenapa kau tidak mati saja?!" Aku benar2 marah saat itu.
Aku bertekad keluar dari rumah itu dan tidak berhubungan dengan dia sama sekali. Jadi,aku belajar dgn semangat dan akhirnya mendapat beasiswa belajar d singapura. Aku menikah,punya anak dan bahagia dgn kehidupanku.
Smp suatu hari,Mama dtg ke singapura untuk menjenguk,saat di dpn pintu,anak2ku melihat dan ketakutan,saat itu juga aku berteriak "Beraninya kau dtg k rumahku,pergi dari sini,kau hanya menakuti anak2!!" Dia terkejut dan menjawab "Maafkan saya,mungkin saya salah alamat"

Setahun kemudian,dtglah undangan reuni SMP. Aku hadir. Setelah itu,ak sempat melihat 1 rumah,dimana aku tinggal saat itu,hny ingin tahu dan kt seorg tetangga mama sudah meninggal,aku tidak meneteskan air mata. Tetanggaku memberikan surat yg Mama ingin aku membacanya.
"Anakku tercinta, aku memikirkanmu setiap saat, Maafkan aku saat datang ke singapura dan menakuti anak2mu dan juga maafkan aku membuatmu malu didepan teman2mu dulu.. Semoga kamu mengerti.. Waktu kecil kamu mengalami kecelakaan dan kehilangan 1 mata,sebagai Mama, aku tdk sanggup melihatmu tumbuh dengan 1 mata,jadi aku memberikan milikku.. Aku bahagia karena anakku akan memperlihatkan seluruh dunia untukku dengan mata itu..
-With ♥, Mama-
From the book LOVE-IN-SILENCE .
seorang ibu selalu memberikan yg terbaik untuk anaknya sekalipun dia berada diposisi yg paling terpuruk, ia akan slalu berkorban agar anaknya menjadi seseorang yg sukses utk kedepannya, broadcast BM ini kalau kalian syg sm mama ({}) .
i ♥ u mom now, tomorrow and till my last breath O:)
Diposkan oleh
Alexander Rahardjo
0
komentar
Tentang Sebuah Proses
Yakobus 1:2-3
Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.Kita saat ini hidup dalam sebuah budaya instant. Mulai dari makanan hingga keberhasilan atau kesuksesan, kita inginkan yang instant, itu sebabnya tayangan-tayangan pencarian bakat banyak diminati.
Namun Allah tidak bekerja dengan cara instant ini. Dia membuat kita mencapai keberhasilan dengan menjalani proses. Tuhan ingin kita memiliki kesabaran dan stabilitas dalam diri kita sehingga kita “menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun.” (Yakobus 1:4).

Setiap tempaan dan pembentukan terhadap besi tersebut akan meningkatkan nilai jualnya. Lebih banyak di tempa, dipukul, dibakar, maka nilainya semakin tinggi. Demikian juga dengan manusia. Jika Anda mengalami banyak pembentukan, tempan, dan ujian, maka karakter mulia yang ada di dalam diri Anda semakin terbentuk.
Diposkan oleh
Alexander Rahardjo
0
komentar
Label:
Story,
Wise Words
Genius is 1% inspiration and 99% perspiration
“Genius is 1% inspiration and 99% perspiration.” Thomas Edison
When Edison was asked how did he feel when he failed over ten thousand times in creating a light bulb, Edison replied was he did not fail to build a light bulb, he just found ten thousand ways is did not work.
How often many people who wanted to taste the fruit of success but unwilling to work for it. Success favorite those who pay a price for it. Many people thought that they must make big sacrifices in order to be successful. Successful people will tell you that they do what they needed to do consistently and persistently, while many others worked hard for a while and reclined to enjoy themselves when they saw some positive result. These people thought that they have reach their goal, nor did they know that to be successful you need tp push yourself to the limit little by little. Everytime your move forward, you gain more strength to withstand bigger challenges. Soon you will find that overcoming challenges become your second nature, and that where you started your ladder of success.
Think about it, have you done something that stretch yourself to your limit lately.
Give it a thought! And remember that everything seems to be difficult before you've learned it, so keep it try!
When Edison was asked how did he feel when he failed over ten thousand times in creating a light bulb, Edison replied was he did not fail to build a light bulb, he just found ten thousand ways is did not work.How often many people who wanted to taste the fruit of success but unwilling to work for it. Success favorite those who pay a price for it. Many people thought that they must make big sacrifices in order to be successful. Successful people will tell you that they do what they needed to do consistently and persistently, while many others worked hard for a while and reclined to enjoy themselves when they saw some positive result. These people thought that they have reach their goal, nor did they know that to be successful you need tp push yourself to the limit little by little. Everytime your move forward, you gain more strength to withstand bigger challenges. Soon you will find that overcoming challenges become your second nature, and that where you started your ladder of success.
Think about it, have you done something that stretch yourself to your limit lately.
Give it a thought! And remember that everything seems to be difficult before you've learned it, so keep it try!
Diposkan oleh
Alexander Rahardjo
0
komentar
Label:
Inspiration,
Story
Air Dan Ikan
Suatu hari, seorang ayah dan anaknya sedang duduk berbincang-bincang di tepi sungai.Kata Ayah kepada anaknya, " Lihatlah anakku, air begitu penting dalam kehidupan ini, tanpa air kita semua akan mati."
Pada saat yang bersamaan, seekor ikan kecil mendengarkan percakapan itu dari bawah permukaan air, ia mendadak menjadi gelisah dan ingin tahu apakah air itu, yang katanya begitu penting dalam kehidupan ini.
Ikan kecil itu berenang dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya kepada setiap ikan yang ditemuinya, " Hai, tahukah kamu dimana air ? Aku telah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kehidupan akan mati."
Ternyata semua ikan tidak mengetahui dimana air itu, si ikan kecil semakin gelisah, lalu ia berenang menuju mata air untuk bertemu dengan ikan sepuh yang sudah berpengalaman, kepada ikan sepuh itu ikan kecil ini menanyakan hal serupa, " Dimanakah air ? "
Jawab ikan sepuh, " Tak usah gelisah anakku, air itu telah mengelilingimu, sehingga kamu bahkan tidak menyadari kehadirannya. Memang benar, tanpa air kita akan mati. "
Apa arti cerita tersebut bagi kita ?
Manusia kadang-kadang mengalami situasi seperti si ikan kecil, mencari kesana kemari tentang kehidupan dan kebahagiaan, padahal ia sedang menjalaninya, bahkan kebahagiaan sedang melingkupinya sampai-sampai dia tidak menyadarinya.....
"Kehidupan dan kebahagiaan ada di sekeliling kita dan sedang kita jalani, sepanjang kita mau membuka diri dan pikiran kita, karena saat untuk berbahagia adalah saat ini, saat untuk berbahagia dapat kita tentukan."
Diposkan oleh
Alexander Rahardjo
2
komentar
Learning love from lizards
Learning love from lizards

While renovate a house, someone tried to break the wall. Home in Japan usually have an empty space between the wall made of wood. When the fall of the wall began, he found a lizard trapped between the space is empty because the legs attached to a letter.
He's compassionate as well. Then when he checked the letter, the letter appeared to have been there 10 years ago when the house was first built.
What happened? How lizard that can survive with the condition of trapped for 10 years? In the dark for 10 years, without moving a bit, it's something that is impossible and will not enter.
He ago thinking, how the lizard is able to survive for 10 years without any move from place since his leg was attached to the letter!
Ago that people stop work and attention to the lizard, what to do and what can dimakannya to survive. then, does not know where it came, a lizard appear with other food in the mouth .... AHHHH!
He felt moved to see it. In fact there is a lizard that always take the lizard was trapped for 10 years.
Truly, this love ... a love for the beautiful. Love can happen even in small animals such as the two lizard tail. what can be done by you? of course, a miracle.
Imagine, the lizard did not give up and never stop considering partner for 10 years. imagine how the small animals that may have the gift that so menganggumkan.
I left when hearing this story. Then I started thinking about the relationship between the stranded family, friends, lovers, male relatives, sister ..... Along with the development of technology, access to information we are developing very quickly. But so far no matter what the distance between us, berusahalah semampumu to stay close to the people who loved us.
NEVER IGNORE PEOPLE WHOM ARE YOU LOVED TO!
This story comes from Japan.
Diposkan oleh
Alexander Rahardjo
0
komentar
Failure: the opportunity to learn
Failure: the opportunity to learnThe success is one percent inspiration and ninety-nine percent perpirasi (perspiration).
Thomas Alva Edison
Thomas Alva Edison (1847-1931), known as one of the most powerful of the United States.He more than 1,300 patent discoveries, including a microphone (1877), fonograf (1878), and the light bulb (1879).
We may not believe that he is still at school in Port Huron, Michigan, the teachers complained because he was considered too slow and difficult set.
When you receive a letter of complaint, his mother decided to attend in their own homes.
Edison appeared very interested in science and technology.
When the age of 10 years, he has designed a chemical laboratory.
He included hard labor.
This proved when he tried to create a light bulb.
He failed many times to realize that dream.
After conducting an experiment more than 2000 times just light bulb brothers.
A reporter assigned to Bristol asked, "how you feel when it experienced a failure?"
With the steady Edison replied, "I do not even have failed. I find successful light bulb, although I need it for the 2000 stage"
History proves that many people "fail" in one field, but success in other areas.
Napoleon Bonaparte (1769-1821), failed as a writer, William Shakespeare (1564-1616), failed as a merchant, Abraham Lincoln (1821-1882), failed as a clerk, Ulysses Simpson Grant (1822-1885), failed as a tanner skin.
However, we know they are successful in other sectors that make popular.
by: Lives' Reflection ™
Diposkan oleh
Alexander Rahardjo
0
komentar
Subscribe to:
Posts (Atom)


